Tuesday, March 04, 2008


MUNGKIN KITA LUPA


Masih agak pagi, namun perempatan Buah Batu - BKR sudah cukup rame. Sampai disana, saya mesti berhenti karena lampunya merah. Dua orang polisi lalu lintas sedang bertugas disana, dalam dua jalur yang berbeda. Memunggungi aku dalam jarak 5 meter, cukup jelas untuk melihat gerakan tangannya dalam mengarahkan lalu lintas. Punggung tangan yang legam namun dengan gerakan yang lincah, ditimpali dengan bunyi peluit yang tak berhenti. Lampu hijau menyala untuk jalurku, namun Bapak Polisi Kita masih tetap mengarahkan agar kendaraan pada jalur yang di depanku tetap bergerak....jadi kami harus menunggu lagi. Tangan legam dan kekar itu masih tetap bergerak lincah tanpa lelah. Tiba-tiba dalam hatiku...mengalir sesuatu yang lain...gerakan tangan itu menjelma menjadi sebuah tarian yang indah di mataku....dan seuntai doa meluncur dari kedalaman.....Ya Allah, rahmati mereka yang telah bersusah payah untuk kami...agar perjalanan kami senantiasa lancar....agar keadaan kami bisa aman. Sayangi mereka dan keluarga mereka...berikan rezeki yang cukup dan berkat....berikan mereka segala kebaikan.

Entah mengapa...saat ini aku memandang mereka dengan rasa yang berbeda. Ingin menangis rasanya (sentimentil ya? :)

Yah...selama ini kita mungkin lebih banyak mencaci-maki dan memojokkan mereka dengan komentar yang keluarganya pasti tak pernah ingin mendengarkan. Mungkin kita tak pernah peduli dengan kondisi mereka...tak peduli dengan susah payah mereka dalam terik matahari dan dinginnya hujan. Kita tahunya pengen lancar...aman....dan jangan "dirampok". Padahal mungkin sebagian dari kondisi mereka turut diciptakan dan dimungkinkan oleh kita. Karena dalam kondisi yang bahkan terbukti benar-benar bersalahpun kita masih coba nawar sidang di tempat....dalam keadaan macetpun kita masih mengumpat-ngumpati mereka...padahal kitanya yang tak mau sabar untuk bergerak dengan teratur.

Seseorang mengajarkanku untuk belajar melihat sesuatu dari sudut yang berbeda....berdoa untuk kebaikan....kebaikan yang akan mendatangkan kebaikan....dan aku ingin menangis karenanya.Karena aku lupa mengucapkan terima kasih untuk mereka...senyum untuk mereka....

Betapa mereka sebenarnya telah banyak membantu kita. Doa kita, senyum kita dan dukungan kita untuk mereka....Polisi kita...mungkin akan banyak menbantu dan mendukung mereka dalam melakukan perubahan.....SEMOGA

Yanti - 03.02.2008

1 Comments:

Blogger Hendy Irawan said...

Impressive. Postingnya keren bener. Aq aja klo ketemu 'mereka' banyakan mengumpat. Eh Mba Adri malah bisa mendoakan kebahagiaan buat mereka.

Memang saya perlu belajar banyak nich dari Mba Adri...

8:07 PM  

Post a Comment

<< Home