<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-22814665</id><updated>2011-07-28T12:07:09.294-07:00</updated><title type='text'>A Journey with Love</title><subtitle type='html'>This my diary...story of my journey to find and share the love in every body's heart</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Adri Yanti Rivai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05553389510802155088</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/TEbqHBov64I/AAAAAAAAABg/KgHtjKednO4/S220/Yanti.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>18</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-22814665.post-8250706510065424305</id><published>2010-07-21T05:39:00.000-07:00</published><updated>2010-07-21T05:47:17.876-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Memulai Kembali&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama blog ini tidak tersentuh. Dan hari ini akan aku mulai kembali untuk menuliskan segala fikiran dan cita-cita. Banyak hal yang tertunda karena satu keinginan. Keinginan yang sama dengan apa yang pernah kutulis saat pertama kali menulis dalam blog ini. Sebuah keinginan agar perusahaan kami - sebuah BUMN - dapat bangkit kembali, berjaya kembali. Tidak hanya bagi karyawannya, tapi juga bagi negara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kenapa kemudian banyak rencana yang tertunda, banyak keinginan yang menjadi nomor kesekian. Pun dengan keinginan untuk serius belajar menulis dan menyusun sebuah buku. Buku tentang dunia yang aku cintai. Mungkin beberapa paragraf tulisan di blog ini akan menjadi awalnya. :) Setelah e-book yang aku baca. "Jika kamu ingin menjadi penulis, maka tulislah fikiranmu. Menulislah setiap hari. Jangan hiraukan banyak atau sedikit, bagus atau tidak. Menulislah"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka aku tuliskan 2 paragraf ini sebagai sebentuk keinginan bahwa aku akan menulis dan Insya Allah akan menulis...apa yang ingin aku tuliskan. Sehingga dia bisa Anda baca. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandung, 21 Juli 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/22814665-8250706510065424305?l=ajourneywithlove.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/feeds/8250706510065424305/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=22814665&amp;postID=8250706510065424305' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/8250706510065424305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/8250706510065424305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/2010/07/memulai-kembali-lama-blog-ini-tidak.html' title=''/><author><name>Adri Yanti Rivai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05553389510802155088</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/TEbqHBov64I/AAAAAAAAABg/KgHtjKednO4/S220/Yanti.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-22814665.post-2989545458800942119</id><published>2008-12-04T04:47:00.000-08:00</published><updated>2008-12-04T05:06:52.477-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Khasiat Daun Pepaya bagi Demam Berdarah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.12.2008 adalah malam pertama saya menginap di RS. Seumur-umur baru kali ini. Belum pernah sebelumnya, baik di rawat maupun menunggui. Alhamdulillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21:30 saat melangkah memasuki gedung perawatan yang telah sepi, ada suasana sedih yang lain. Kebayang suasana hati orang-orang yang keluarganya tengah di rawat disini. Meski hanya akan menunggui teman baik, namun rasa itu lekat dalam hatiku. Namun sebegitu sampai di kamar perawatan, suasana itu hilang. Temanku adalah orang yang sangat -- sangat optimis. Kami selalu berbagi semangat dan dukungan dalam menghadapi kesusahan maupun kesenangan. Cinta yang diliputi persaudaraan selalu memenuhi hati kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.12.2008 jam 04.30 sehabis Tahajud dan Subuh, kami saling cerita tentang penyakit dan obat. Aku mendapatkan ilmu baru tentang khasiat daun pepaya untuk demam berdarah. Menurut herbalist kami, daun pepaya dapat menaikkan trombosit cukup cepat. Ini cara mendapatkan manfaatnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ambil 5 lembar daun pepaya. Rebus air dalam jumlah yang cukup sampa mendidih. Matikan apinya, lalu diamkan selama 10 menit. Masukkan daun pepaya dan rendam selama 8 menit. Buang air rendaman tadi. Peras daun pepaya. Air perasan inilah yang diminum secara teratur. pagi dan sore, masing-masing 1/4 gelas aja. Pastikan bahwa hitungan waktu yang digunakan secara tepat, tidak lebih tidak kurang - 10 menit untuk mendiamkan air dan 8 menit untuk merendam daun pepaya. Jika lebih atau kurang 1 menit saja, hasilnya akan berbeda"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya? Lumayan sih, bisa membuat kita jadi nneg banget. Tapi namanya juga obat kan?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bandung 4.12.2008 (mau ke rs lagi...)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/22814665-2989545458800942119?l=ajourneywithlove.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/feeds/2989545458800942119/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=22814665&amp;postID=2989545458800942119' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/2989545458800942119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/2989545458800942119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/2008/12/khasiat-daun-pepaya-bagi-demam-berdarah.html' title=''/><author><name>Adri Yanti Rivai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05553389510802155088</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/TEbqHBov64I/AAAAAAAAABg/KgHtjKednO4/S220/Yanti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-22814665.post-3404712463211357810</id><published>2008-10-11T04:12:00.000-07:00</published><updated>2008-10-11T04:39:04.293-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/SPCLX4S_WII/AAAAAAAAABI/TDQbyX2A74s/s1600-h/Testimoni.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5255854007506655362" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/SPCLX4S_WII/AAAAAAAAABI/TDQbyX2A74s/s400/Testimoni.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EKSTRAK KUNIR PUTIH dan KUNIR HITAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Testimoni di atas adalah dari seorang teman baik saya di kantor. Manfaat yang sama juga sudah saya dan beberapa teman kantor rasakan. Umumnya untuk penyembuhan kista di ovarioum, payudara, maupun beberapa keluhan yang umum pada perempuan. &lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;Itulah manfaat yang kami rasakan setelah mengkonsumsi ekstrak kunir putih (curcuma zedoaria), kunir hitam (curcuma amada) dan mengkudu (yang dikemas dalam kapsul sehingga sangat praktis di konsumsi) secara teratur. Ekstrak ini diproduksi oleh Bapak Jonathan Suhirman (Merk : LANDORA) dan telah mendapat izin dari Depkes RI. SP No. 1152/10.01/2001 &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Tidak hanya untuk keluhan-keluhan seperti tumor, kista, dan keluhan perempuan umumnya, ekstrak kunir-kuniran dan temulawak + mengkudu yang diproduksi oleh LANDORA ini juga bisa digunakan untuk menyembuhkan Hepatitis, Sirosis, paru-paru, beberapa sel kanker, peradangan pada ginjal, darah tinggi, serta untuk kecantikan (menghaluskan kulit, mencegah jerawat). &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Mengkonsumsinya sangat mudah, mematuhi pantangan (yang tidak banyak jumlahnya) dan diperlukan keyakinan dan ketekunan dalam berobat. Insya Allah. Bila kawan-kawan berniat untuk mendapatkan LANDORA, silahkan hubungi saya di &lt;a href="mailto:mutiara_9@yahoo.com"&gt;mutiara_9@yahoo.com&lt;/a&gt; atau &lt;a href="mailto:adri@inti.co.id"&gt;adri@inti.co.id&lt;/a&gt; telp. 022-70941408 atau 08122385694 ; saya akan membantu memesankan atau menghubungkan kawan-kawan dengan Bapak Jonathan. Saya berbagi cerita ini karena kami sudah merasakan manfaatnya (bahkan di dukung oleh dokter kantor kami) dan ingin berbagi mungkin teman-teman memerlukan. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Salam,&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Yanti &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/22814665-3404712463211357810?l=ajourneywithlove.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/feeds/3404712463211357810/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=22814665&amp;postID=3404712463211357810' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/3404712463211357810'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/3404712463211357810'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/2008/10/ekstrak-kunir-putih-dan-kunir-hitam.html' title=''/><author><name>Adri Yanti Rivai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05553389510802155088</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/TEbqHBov64I/AAAAAAAAABg/KgHtjKednO4/S220/Yanti.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/SPCLX4S_WII/AAAAAAAAABI/TDQbyX2A74s/s72-c/Testimoni.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-22814665.post-5207348794158170303</id><published>2008-03-14T02:18:00.000-07:00</published><updated>2008-03-14T02:20:44.947-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="color:#663366;"&gt;&lt;strong&gt;Mendukung UKM Merancang Program Corporate Social Responsibility&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#663366;"&gt;&lt;em&gt;Oleh : Adri Yanti Rivai&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat dan kesadaran perusahaan untuk menerapkan Corporate Social Responsibility (CSR) semakin besar. Konsep CSR bukan lagi sekedar isu penting,  tetapi menjadi bagian dari strategi bisnis. Sedemikian strategisnya, sehingga beberapa tahun belakangan banyak diselenggarakan kegiatan yang berkaitan dengan CSR. Mulai dari seminar sampai pembentukan forum korporasi untuk pengembangan masyarakat.. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663366;"&gt;Astra, Unilever, General Electric, Indofood, Newmont, dan Citibank dan beberapa perusahaan lainnya menyisihkan dana dan merancangkan program CSR sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki. Bagi perusahaan besar atau multinasional seperti itu meyediakan dana, merancang dan melaksanakan program CSR tentu bukan masalah. Bagaimana dengan perusahaan skala kecil dan menengah yang juga memiliki keinginan untuk melaksanakan kegiatan CSR? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663366;"&gt;Perusahaan berskala kecil dan menengah (UKM) atau bahkan kalangan profesional yang mandiri seperti dokter, pengacara, konsultan manajemen dan sebagainya tentu dapat melakukan kegiatan CSR. Dengan keterbatasan-keterbatasan yang mereka miliki; sumber daya manusia (mungkin juga keterampilan dan keahlian SDM) yang terbatas, modal kapital yang tidak besar, dan kemampauan manajerial yang juga terbatas, bagaimana mereka dapat berkomitmen untuk dapat memberikan manfaat bagi lingkungan di sekitar perusahaan dan masyarakat secara umum?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#663366;"&gt;Sejalan dengan definisinya sebagai sebuah pendekatan bagi perusahaan untuk mengintegrasikan kepedulian sosial dalam operasi bisnis mereka dan dalam interaksi mereka dengan stakeholders (pemegang saham, karyawan, pelanggan, pemasok, komunitas, pemerintah dan kompetitor); UKM perlu memikirkan strategi program SCR secara tepat.  Sehingga mempunyai dampak yang signifikan bagi masyarakat dan bagi perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#663366;"&gt;Berkaca pada kegiatan CSR yang telah dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar, UKM tentu tidak perlu terjebak pada pemikiran dan bentuk kegiatan-kegiatan CSR yang memerlukan sumber daya dan dana yang besar. Yang diperlukan adalah strategi program yang dapat memberikan kontribusi pada pembangunan dan pengembangan masyarakat secara berkelanjutan di seluruh negeri ini dan sesuai dengan kemampuan perusahaan. UKM dapat memilih program-program yang sejalan dengan bidang usahanya sehingga perusahaan tidak perlu secara khusus mengalokasikan dana yang besar. Perusahaan dapat mengarahkan sumber daya yang ada. Perusahaan juga dapat mendorong karyawan dengan keahlian dan keterampilan yang mereka miliki untuk terlibat secara aktif sebagai pelaksana program atau sebagai sukarelawan (volunteer). Perlu dipikirkan agar dampak positif dari program-program yang dilaksanakan haruslah berkelanjutan (sustainable) dan mendorong kemandirian masyarakat. Sehingga dapat menjamin perubahan yang telah berjalan, dapat terus dirasakan dan berkembang di tengah masyarakat meskipun perusahaan tidak lagi terlibat dalam kegiatan tersebut. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#663366;"&gt;Bersama dalam Forum atau Konsorsium&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#663366;"&gt;Mendukung atau bergabung dalam suatu forum atau konsorsium adalah salah satu model CSR yang dapat diterapkan oleh perusahaan skala kecil dan menengah. Perusahaan turut bergabung dalam forum / asosiasi atau turut mendirikan, menjadi anggota atau mendukung suatu lembaga sosial yang didirikan untuk tujuan sosial tertentu. Dalam suatu forum atau konsorsium, program yang dilakukan bisa lebih mengarah kepada pengembangan masyarakat (community development) karena sumber daya untuk pelaksanaan program dapat ditangani secara bersama-sama. Jadi tidak hanya bersifat karikatif (charity) semata. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663366;"&gt;Proyek Universal Service Obligation (USO) sebenarnya merupakan sebuah contoh program CSR yang baik. Dana yang diperlukan untuk pembangunan jaringan telepon pedesaan ini diambil dari 0.75% keuntungan perusahaan yang bergerak di bidang informasi dan telekomunikasi. Dana ini nantinya akan dikelola oleh sebuah Badan Layanan Usaha, sedangkan pelaksanaan pembangunannya akan diserahkan kepada perusahaan yang mampu menyediakan layanan telekomunikasi dengan biaya murah. Think Tank-nya adalah Kelompok Kerja USO dari Masyarakat Telekomunika (Mastel). Sebuah kerjasama dengan  peran masing-masing pihak untuk mewujudkan sarana telekomunikasi bagi masyarakat di daerah terpencil &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#663366;"&gt;Atau, perusahaan-perusahaan besar dapat menggandeng UKM dalam cluster bisnis yang sama untuk bersama-sama menjalankan kegiatan SCR yang telah dirancang.  Sehingga program dapat menjangkau lebih banyak sasaran. Terutama daerah-daerah terpencil yang sangat memerlukan pengembangan dan pemberdayaan. Bentuk ini bisa dijalankan oleh perusahaan-perusahaan yang memiliki jaringan distribusi. Misalnya perusahaan air mineral, bisa melibatkan seluruh distributornya di seluruh Indonesia untuk melakukan program yang terkait dengan upaya penyediaan sarana air bersih dan pelestarian sumber daya air. Atau perusahaan ritel besar dengan seluruh UKM pemasok dan mitra bisnisnya  di daerah-daerah untuk melaksanakan sebuah program yang komprehensif. Masing-masing mengambil peran  dan tanggung jawab sesuai dengan bidang usaha dan kemampuannya &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#663366;"&gt;Dalam kebersamaan ini tentunya program yang akan dilaksanakan dapat difokuskan pada masalah-masalah yang benar-benar memerlukan perhatian khusus seperti pengembangan pendidikan, kesehatan, saranan dan prasarana umum, pemberdayaan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, pengembangan remaja, pelestarian lingkungan dan sumber daya alam, pencegahan dan penanggulangan bencana, dan masih banyak yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#663366;"&gt;Ketika kita sadari bahwa negara tidak mampu secara sendiri menyediakan anggaran untuk pemberdayaan masyarakat, perusahaan dalam segala skala usaha bisa tampil mengambil alih sebagian peran dan tanggungjawab itu. Pemerintah tinggal membangun kesadaran dan mendorong pelaksanaannya secara konsisten. Salah satunya mungkin dengan pemberian insentif dari negara, yang sangat diperlukan terutama bagi perusahaan skala kecil dan menengah. Sehingga tanggung jawab sosial perusahaan ini benar-benar menjadi sesuatu yang baik dan menarik untuk dilakukan. [Bdg]&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/22814665-5207348794158170303?l=ajourneywithlove.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/feeds/5207348794158170303/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=22814665&amp;postID=5207348794158170303' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/5207348794158170303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/5207348794158170303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/2008/03/mendukung-ukm-merancang-program.html' title=''/><author><name>Adri Yanti Rivai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05553389510802155088</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/TEbqHBov64I/AAAAAAAAABg/KgHtjKednO4/S220/Yanti.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-22814665.post-1534537207199962120</id><published>2008-03-04T04:50:00.000-08:00</published><updated>2008-12-13T04:35:50.447-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/R81HJyjEHyI/AAAAAAAAAAc/rVik6pVJyG4/s1600-h/POLISI.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173869780431806242" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/R81HJyjEHyI/AAAAAAAAAAc/rVik6pVJyG4/s320/POLISI.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;MUNGKIN KITA LUPA&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Masih agak pagi, namun perempatan Buah Batu - BKR sudah cukup rame. Sampai disana, saya mesti berhenti karena lampunya merah. Dua orang polisi lalu lintas sedang bertugas disana, dalam dua jalur yang berbeda. Memunggungi aku dalam jarak 5 meter, cukup jelas untuk melihat gerakan tangannya dalam mengarahkan lalu lintas. Punggung tangan yang legam namun dengan gerakan yang lincah, ditimpali dengan bunyi peluit yang tak berhenti. Lampu hijau menyala untuk jalurku, namun Bapak Polisi Kita masih tetap mengarahkan agar kendaraan pada jalur yang di depanku tetap bergerak....jadi kami harus menunggu lagi. Tangan legam dan kekar itu masih tetap bergerak lincah tanpa lelah. Tiba-tiba dalam hatiku...mengalir sesuatu yang lain...gerakan tangan itu menjelma menjadi sebuah tarian yang indah di mataku....dan seuntai doa meluncur dari kedalaman.....Ya Allah, rahmati mereka yang telah bersusah payah untuk kami...agar perjalanan kami senantiasa lancar....agar keadaan kami bisa aman. Sayangi mereka dan keluarga mereka...berikan rezeki yang cukup dan berkat....berikan mereka segala kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah mengapa...saat ini aku memandang mereka dengan rasa yang berbeda. Ingin menangis rasanya (sentimentil ya? :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah...selama ini kita mungkin lebih banyak mencaci-maki dan memojokkan mereka dengan komentar yang keluarganya pasti tak pernah ingin mendengarkan. Mungkin kita tak pernah peduli dengan kondisi mereka...tak peduli dengan susah payah mereka dalam terik matahari dan dinginnya hujan. Kita tahunya pengen lancar...aman....dan jangan "dirampok". Padahal mungkin sebagian dari kondisi mereka turut diciptakan dan dimungkinkan oleh kita. Karena dalam kondisi yang bahkan terbukti benar-benar bersalahpun kita masih coba nawar sidang di tempat....dalam keadaan macetpun kita masih mengumpat-ngumpati mereka...padahal kitanya yang tak mau sabar untuk bergerak dengan teratur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang mengajarkanku untuk belajar melihat sesuatu dari sudut yang berbeda....berdoa untuk kebaikan....kebaikan yang akan mendatangkan kebaikan....dan aku ingin menangis karenanya.Karena aku lupa mengucapkan terima kasih untuk mereka...senyum untuk mereka....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa mereka sebenarnya telah banyak membantu kita. Doa kita, senyum kita dan dukungan kita untuk mereka....Polisi kita...mungkin akan banyak menbantu dan mendukung mereka dalam melakukan perubahan.....SEMOGA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yanti - 03.02.2008 &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/22814665-1534537207199962120?l=ajourneywithlove.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/feeds/1534537207199962120/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=22814665&amp;postID=1534537207199962120' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/1534537207199962120'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/1534537207199962120'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/2008/03/mungkin-kita-lupa-masih-agak-pagi-namun.html' title=''/><author><name>Adri Yanti Rivai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05553389510802155088</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/TEbqHBov64I/AAAAAAAAABg/KgHtjKednO4/S220/Yanti.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/R81HJyjEHyI/AAAAAAAAAAc/rVik6pVJyG4/s72-c/POLISI.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-22814665.post-1297449138958220501</id><published>2008-02-23T01:01:00.000-08:00</published><updated>2008-12-13T04:35:50.711-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/R7_ihdiAkhI/AAAAAAAAAAU/yNYAsWDJw0Y/s1600-h/100_1554.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5170099961735451154" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/R7_ihdiAkhI/AAAAAAAAAAU/yNYAsWDJw0Y/s320/100_1554.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#993399;"&gt;BERBUAT BAIK TINGKATKAN ANTIBODI&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#993399;"&gt;(Sumber : Tabloid Senior No. 388 tahun 2006, dengan beberapa tambahan dari re-writer)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#663366;"&gt;Perbuatan baik yang dilakukan dengan ikhlas (tanpa pamrih), tidak hanya berefek positif bagi orang yang menerima kebaikan itu, tetapi juga akan meningkatkan kesehatan pelakuknya. Mungkin kita pernah merasa puas atau luar biasa bahagia saat bantuan kita bermanfaat bagi si penerima. Dengan kata lain kita juga sangat bahagia saat seseorang merasakan kebahagiaan atas pertolongan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali itulah alasan kenapa banyak orang melakukannya meski terkadang pertolongan itu hanya bisa membantu seseorang dalam satu periode waktu saja. Artinya, bantuan itu belum mampu memberdayakan si penerima untuk mampu mengusahakan sendiri kesejahteraannya. Misalnya, ketika kita memberikan uang Rp. 1000,- atau mungkin hanya Rp.200,- kepada anak peminta-minta di perempatan jalan. Tentu saja uang itu akan habis dalam tempo singkat karena kebutuhan dan keinginan anak-anak itu juga banyak seperti kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan yang sama (ingin bahagia juga) juga besar kemungkinan kita temukan ketika bencana besar melanda Aceh, Nias, Jogja, Nabire serta tempat-tempat lain. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, begitu banyak sumbangan datang ke daerah-daerah bencana. Meski kerap juga diselipi pamrih tersembunyi, pada dasarnya membiasakan diri memberikan sedekah, bantuan, berbuat baik kepada siapa saja merupakan bagian hidup kita dan seolah-olah menjadi kebutuhan. Tentu saja hal ini positif, terkait dengan sifat pengasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam salah satu khotbah menyambut Ramadhan, Nabi saw menyampaikan, “Bersedekahlah pada fakir miskin di antara kalian, muliakan orang-orang besar kalian, sayangi orang-orang kecil kalian, sambungkan persaudaraanmu, jaga lidah kamu…lindungi dirimu dari api neraka walaupun dengan sebutir kurma; lindungi dirimu dari neraka walaupun dengan seteguk air.” (Mafatih al-Jinan 273)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata sedekah berasal dari asal kata shadaqah. Kata ini dengan berbagai derivasinya berarti ketulusan, persahabatan, pembuktian, keabsahan, kepercayaan, kriteria atau ukuran. Bersedekah bukan hanya memasukkan uang recehan ke dalam kotak amal jariah di surau. Rasul saw memberikan beberapa contoh sedekah: ”kau tersenyum ketika berjumpa dengan sahabatmu, kauambilkan air buat orang lain, kautunjuki jalan orang yang sesat, kausingkirkan duri dari pinggir jalan, kaubimbing orang yang buta, kauhibur orang yang menderita dan sebagainya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru Belajar&lt;br /&gt;Dalam sebuah wawancara Dr. Howard C. Cutler, MD. (seorang psikiater dari Phoenix Amerika Serikat), tokoh spiritual Tibet Dalai Lama menuturkan bahwa sifat pengasih secara kasar dapat didefinisikan sebagai sikap mental yang tidak mengandung kekerasan, tak mengandung bahaya dan tidak agresif. Sikap mental ini didasarkan pada keinginan agar orang lain dibebeaskan dari penderitaan dan dikaitkan dengan satu rasa komitmen, tanggung jawab, dan sikap hormat kepada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ketika kita berbicara mengenai sifat pengasih, kerap ada bahaya mencampurkan sifat pengasih ini dengan keterikatan. Kita harus membedakan antara cinta atau rasa kasihan. Ada sikap kasih yang diwarnai keterikatan atau pamrih, misalnya karena ingin dikenal sebagai orang baik, bingung cara menghabiskan uang, keinginan untuk mengendalikan atau menyayangi seseorang agar orang itu balas menyayangi kita. Kasih serupa itu jelas tidak utuh dan melenceng dari makna sejati. Relasi yang didasarkan pada pada kasih seperti ini tidak akan stabil dan bakal menjurus kepada keterikatan emosional. Begitu ada perubahan sedikit, rasa kasih itu akan menguap. Kasih sayang sejati di dasarkan pada pola pikir bahwa semua orang mempunyai hasrat bawaan untuk bahagia dan mengatasi penderitaannya seperti saya. Jadi kasih sejati tidak peduli apakah orang yang kita tolong itu teman atau musuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk bisa berbuat baik, melakukan tindakan kasih perlu ada upaya. Perlu pembiasaan diri. Itu artinya mencintaipun perlu dibiasakan. “Kita ini manusia yang sedang belajar mencintai”, ujar Dalai Lama. Sekarang tinggal keputusan kita. Mau mengembangkannya atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialiri Gairah.&lt;br /&gt;Beberapa tahun belakangan ini ada beberapa penelitian yang mendukung gagasan bahwa mengembangkan sikap kasih dan peduli akan kesejahteraan orang lain (doing good – berbuat baik) berdampak positif pada kesehatan, baik fisik maupun emosi pelakunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu penelitian mengenai altruisme yang cukup lengkap dilakukan oleh Allan Luks dan didokumentasikan dalam buku The Healing Power of Doing Good: The Health and Spiritual Benefits of Helping Others, yang terbit tahun 1991. Luks adalah mantan direktur eksekutif The Institute of The Advancement of Health dan direktur eksekutif Big Brothers Big Sisters of New York City. Penelitian Luks melibatkan lebih dari 3.000 sukarelawan dari segala umur di lebih dari 20 organisasi tersebar di Amerika Serikat. Ia mengirim 17 pertanyaan pada para responden dan menanyakan apa yang mereka rasakan ketika melakukan perbuatan baik itu. Sekitar 3.296 jawaban diterima. Setelah dianalisis, Luks melihat secara jelas hubungan sebab akibat antara menolong dan tingkat kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luks menyimpulkan, “Menolong orang lain, memberi sumbangan bagi terpeliharanya kesehatan kita dan dapat mengurangi efek penyakit dan kekacauan serius maupun ringan, baik secara psikologis maupun fisik”. Para sukarelawan merasakan aliran gairah eforia yang diikuti dengan periode rasa tenang dan bahagia setelah menjalankan aktivitas sosial. Perasaan yang disebut Luks Helper’s High ini melibatkan sensasi-sensasi yang sangat kuat yang mengindikasikan adanya penurunan tingkat stress dan melepaskan pembunuh rasa sakit alamiah dalam tubuh yang disebut endorfin. Awal munculnya gairah ini diikuti oleh periode kondisi yang sangat tenang dalam waktu cukup lama. Penurunan tingkat stres ini bagi para sukarelawan dianggap sangat penting untuk meningkatkan kesehatan mereka. Faktanya, lebih dari 90 persen sukarelawan melaporkan keadaan ini.,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari itu Luks menyatakan, “Pada titik ini kita mesti memahami bahwa berbedanya status pikiran sangat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh”. Kita tahu sistem imun merupakan senjata dalam melawan tumbuhnya tumor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian lain yang dilakukan Sandra Levy, menemukan bahwa bahwa kegembiraan yang penuh pada wanita penyandang kanker payudara sangat bermanfaat karena memampukan mereka bertahan hidup. Kebiasaan berbuat baik, menurut penelitian ini, mampu mengkondisikan seseorang berada dalam emosi stabil dan mengurangi stres. Dengan demikian bisa memperlambat pertumbuhan kanker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangkas Resiko Penyakit.&lt;br /&gt;Bila Anda masih belum yakin terhadap efek positif berbuat baik, berikut ini bukti penelitian seorang profesor psikolog dari Amerika Serikat, David McClelland. Pada tahun 1970-an dia mulai meneliti bagaimana seseorang dapat meningkatkan fungsi sistem imunnya sendiri. Sebagai bagian dari penelitian ini, David mempertontonkan film tentang Ibu Theresa yang sedang menolong bayi-bayi di Calcutta, India, kepada sekelompok Mahasiswa Harvard. Film ini merangsang keharuan mahasiswanya. Dari analisis terhadap cairan ludah mereka, diketahui bahwa imunoglobulin A, antibodi atau sistem kekebalan tubuh yang bermanfaat dalam melawan virus penyerang saluran nafas meningkat. Sementara penayangan film Nazi kepada mahasiswa tidak memberi efek apapun pada kadar imunoglobin A.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat David menganalisis tanggapan para mahasiswanya, ia menemukan fakta lain yang cukup menarik. Para mahasiswa yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang cukup bagus ini ternyata tidak sekedar ingin berelasi dengan orang lain, melainkan menginginkan perbuatan positif (terlibat dengan orang lain) tanpa memedulikan imbalan. McClelland dan koleganya menyimpulkan bahwa sekali kita berniat membangun hubungan persahabatan, cinta, atau melakukan sesuatu yang positif, kita akan merasakan emosi yang pada akhirnya akan menaikkan sistem kekebalan tubuh kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian lain yang dilakukan oleh para ahli di Harvard menunjukkan kesimpulan serupa. Para mahasiswa yang cukup aktif dalam kelompok sosial maupun mengembangkan sikap percaya pada kelompoknya menunjukkan peningkatan rasio sel T supresor, satu parameter kekebalan tubuh yang biasa digunakan untuk melawan penyakit. Akhirnya McClelland menyatakan, “ Kami memiliki bukti awal dari penelitian yang panjang bahwa mereka yang memiliki sikap percaya pada kelompoknya beresiko lebih rendah mengalami sakit berat, sembilan tahun sesudahnya setelah dianalisis.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menolong orang lain, menurut Luks menambahkan, merupakan cara terbaik mempertebal rasa (sense) percaya dan menambah kekuatan perlindungan tubuh melawan penyakit. Bukti lain bahwa perbuatan sosial yang dilakukan secara teratur bermanfaat positif ditemukan dari penelitian yang berlangsung selama 10 tahun atas 2.700 laki-laki di Tecumseh. Micighan, AS.&lt;br /&gt;Penelitian atas konsisi fisik, kesehatan, aktifitas sosial ini menemukan bahwa mereka yang nelakukan kegiatan sosial secara sukarela, dua kali lebih rendah resiko meninggal dunia daripada yang tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanker pun Tunduk&lt;br /&gt;Sebuah penelitian yang dilakukan oleh James House dari University of Michigan Research Center menemukan bahwa kegiatan sukarela yang dijalankan secara teratur serta interaksi dengan orang lain secara hangat dan kasih menimbulkan peningkatan dramatis pada angka harapan hidup dan vitalitas secara keseluruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keharuan dan kepedulian pada penderitaan orang lain ternyata bisa membantu menyehatkan emosi kita. Banyak penelitian menegaskan bahwa mengulurkan tangan bagi orang lain mampu meningkatkan rasa bahagia dan ketenangan, serta mengurangi depresi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian oleh George Vaillant pun menyimpulkan bahwa penerapan gaya hidup altruisme (berbuat baik dan selalu membantu) menjadi komponen penting bagi terpeliharanya kesehatan mental. Beberapa efek lain yang bisa dirasakan adalah :&lt;br /&gt;- Muncul rasa optimis dan tampak bahagia&lt;br /&gt;- Meningkatnya kegirangan dan eforia&lt;br /&gt;- Rasa nyaman yang luar biasa&lt;br /&gt;- Meningkatnya energi&lt;br /&gt;- Perasaan lebih sehat&lt;br /&gt;- Berkurangnya rasa sendiri, depresi, dan perasaan tanpa pertolongan&lt;br /&gt;- Rasa terhubung dengan orang lain&lt;br /&gt;- Rasa tenang dan rileks yang luar biasa&lt;br /&gt;- Panjang umur&lt;br /&gt;- Terkontrolnya berat badan&lt;br /&gt;- Menurunnya insomnia&lt;br /&gt;- Meningkatnya sistem kekebalan tubuh&lt;br /&gt;- Berkurangnya rasa nyeri dan sakit&lt;br /&gt;- Meningkatnya kehangan tubuh&lt;br /&gt;- Kondisi kardiovaskuler lebih sehat (tekanan darah dan resiko penyakit koroner menurun, sirkulasi darah meningkat)&lt;br /&gt;- Menurunnya kadar asam lambung yang berlebih&lt;br /&gt;- Berkurangnya gejala artritis dan asma&lt;br /&gt;- Lebih cepat sembuh bila mengalami operasi&lt;br /&gt;- Menurunkan aktivitas kanker&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebaikan Memberi Efek Domino&lt;br /&gt;Beragam bukti ilmiah memberi dukungan yang nyata atas manfaat berbuat baik, tetapi Dalai Lama menegaskan agar kita tidak perlu menggantungkan diri pada eksperimen dan survei untuk menegaskan pandangan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita dapat menemukan hubungan erat antara sikap peduli. Sikap kasih dan kebahagiaan dalam hidup kita sendiri serta dalam hidup orang-orang di sekitar kita. Saat memutuskan untuk berbuat baik, Anda tidak hanya sedang berupaya mengembangkan situasi yang baik dan sehat bagi Anda saja, melainkan juga bagi orang-orang yang berhubungan dengan Anda atau lingkungan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebaikan Anda akan berefek domino. Saat Anda berbuat baik pada seseorang, Anda membawa energi positif pada lingkungan di sekitra. Anda telah memengaruhi mengubah kondisi lingkungan dengan sesuatu yang baik.&lt;br /&gt;Karena itu, berbuat baik bukan sekedar memberi efek positif pada diri sendiri, melainkan juga pada komunitas. Alan Luks menyebutkan, ”Hal baru yang bisa kita peroleh dari berbuat baik pada orang lain adalah perbuatan baik ini tidak hanya bermanfaat bagi meningkatnya kesehatan &lt;span style="font-size:78%;"&gt;individu, melainkan juga mempengaruhi secara positif seluruh kondisi lingkungan sosial kita.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:78%;color:#663366;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#663366;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Bandung, 23.02.2008 (setelah tak lama balik ke blog-ku)&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/22814665-1297449138958220501?l=ajourneywithlove.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/feeds/1297449138958220501/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=22814665&amp;postID=1297449138958220501' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/1297449138958220501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/1297449138958220501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/2008/02/berbuat-baik-tingkatkan-antibodi-sumber.html' title=''/><author><name>Adri Yanti Rivai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05553389510802155088</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/TEbqHBov64I/AAAAAAAAABg/KgHtjKednO4/S220/Yanti.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/R7_ihdiAkhI/AAAAAAAAAAU/yNYAsWDJw0Y/s72-c/100_1554.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-22814665.post-4705212463694209034</id><published>2007-04-19T04:38:00.000-07:00</published><updated>2008-12-13T04:35:50.921-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/RigWZtA64DI/AAAAAAAAAAM/VcDLXNCl1uI/s1600-h/From+Beirut+to+Jerussalem.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5055315212559376434" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/RigWZtA64DI/AAAAAAAAAAM/VcDLXNCl1uI/s200/From+Beirut+to+Jerussalem.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya baru saja selesai membaca novel memoar &lt;span style="color:#666600;"&gt;&lt;strong&gt;Dr. Ang Swee&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; yang berjudul &lt;span style="color:#996633;"&gt;&lt;em&gt;From Beirut to Jerussalem&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;, seorang ahli bedah tulang. Perempuan hebat berkebangsaan Inggeris yang lahir dari keluarga Singapura, dan mengabdikan dirinya menjadi dokter sukarelawan di kamp-kamp pengungsian Palestina. Mungil, tetapi tangguh. Bersama dengan rekan-rekannya doctora Swee membentuk MAP (Medical Aid for Palestinian). Kita bisa belajar banyak hal tentang pengabdian dan kasih sayang dari buku ini. Juga tentang kekejaman dan egosentris dari bangsa-bangsa besar yang tamak. Disini juga kita bisa belajar tentang apa yang bisa kita berikan untuk orang-orang yang jauh yang memerlukan uluran tangan. &lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;Disini juga kita bisa belajar tentang arti perjuangan dan kemenangan. Kemenangan bukanlah hanya menang ketika kita memenangkan pertempuran, tetapi menang adalah ketika kita berhasil bertahan dan tetap tegak berdiri dengan penuh rasa syukur atas anugrah kehidupan di tengah badai kesulitan, dan tidak pernah menyerah pada keadaan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;&lt;em&gt;Kasih Sayang dan Penghargaan yang Tulus adalah pelajaran yang sangat berharga dan sangat menggugah.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; Seorang dokter ahli bedah yang hebat namun selalu mampu melihat kelebihan-kelebihan dari setiap orang yang dia temui. Menghargainya dengan setulus hati. Setiap untaian kalimat yang ditulis menggambarkan kasih sayang muncul dalam setiap interaksi, dengan rekan sesama dokter atau perawat medis, dan juga dengan penduduk kamp-kamp pengungsi tersebut. Setiap kalimat penuh dengan penghargaan yang tulus. Sehingga kita dapat meresapi kasih sayang dan penghargaan yang dalam dari goresan tangannya. Jangan heran bila buku ini akan penuh dengan coretan stabilo, karena kita tak akan pernah ingin melewatkan dan melupakan kalimat-kalimat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya...&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;&lt;em&gt;penghargaan yang tulus lahir dari hati yang bening. Kasih sayang muncul dari hati yang penuh dan kaya dengan cinta.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; Dia akan mengalirkan energi positif yang akan mengikat satu sama lain. Melahirkan kekuatan untuk berbuat yang terbaik bagi diri dan bagi orang lain. &lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt;Karya terbaik kita untuk kehidupan yang telah Allah Anugarehkan kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bandung, 19 April 2007&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Untuk saudara-saudaraku di Tanah Palestina dan di camp pengungsian, untuk orang-orang hebat di Medical Aid Palestinian (MAP) dan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a href="http://www.mer-c.org"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;http://www.mer-c.org&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/22814665-4705212463694209034?l=ajourneywithlove.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/feeds/4705212463694209034/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=22814665&amp;postID=4705212463694209034' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/4705212463694209034'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/4705212463694209034'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/2007/04/saya-baru-saja-selesai-membaca-novel.html' title=''/><author><name>Adri Yanti Rivai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05553389510802155088</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/TEbqHBov64I/AAAAAAAAABg/KgHtjKednO4/S220/Yanti.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/RigWZtA64DI/AAAAAAAAAAM/VcDLXNCl1uI/s72-c/From+Beirut+to+Jerussalem.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-22814665.post-116428175458453260</id><published>2006-11-23T03:26:00.000-08:00</published><updated>2006-11-23T03:35:54.596-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Mengasihi Tanpa Mengatakan Sesuatu&lt;/span&gt;  &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Saya ditraktir makan mie di kedai mie yang terkenal. Harganya tidak mahal dan rasanya sangat lezat sekali. Kami duduk di depan meja panjang yang dapat menampung sekitar sepuluh orang bila mengelilingi meja. Meja sudah terisi enam orang, saya, teman saya dan empat orang pengunjung.  Ketika asyik makan, satu keluarga baru duduk di dekat kami. Tepatnya di antara teman saya dan pengunjung lainnya. Mereka telah memesan mie dan sedang menunggu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Keluarga tersebut terdiri dari sepasang suami istri yang masih muda dan seorang anak yang berusia sekitar enam tahun. Mereka keluarga yang jauh dari sederhana. Pakaiannya agak kusam dan berbau.  Si anak kelihatannya baru sembuh dari suatu penyakit yang tidak kami ketahui dan sedang menarik ingusnya keluar masuk. Ingusnya seperti angka sebelas dan terkadang seperti angka satu dengan warna kuning kehijau-hijauan. Si ibu dengan penuh kasih sayang mengelap ingus yang tidak berhenti keluar masuk hidung anaknya. Pasangan itu sangat bahagia melihat anaknya bermain sambil tertawa. Sepertinya makan mie merupakan perayaan menyambut kesembuhannya. Saat mie datang keluarga tersebut makan dengan lahap. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Keadaan tersebut tidak berlaku bagi kami semua terkecuali teman saya. Bagi kami berlima (termasuk saya) keadaan tersebut merupakan bencana dan penyiksaan. Bayangkan aja, bagaimana rasanya makan mie dengan mencium satu keluarga yang bau badannya tidak enak. Belum lagi melihat dan mendengar ingus yang ditarik keluar masuk dan sesekali dibersihkan oleh ibunya.  Setiap kali memakan mie sambil meminum kuahnya, rasanya seperti ingus telah tercampur dengan makanan dan membuat selera makan hilang. Tidak berapa lama kemudian, keempat pelanggan yang duduk semeja dengan kami meninggalkan meja satu persatu- tanpa menghabiskan makanan. Melihat ini ada rasa kepahitan yang terpancar diwajah keluarga muda itu, seperti rasa rendah diri dan terasing melihat sikap saya dan empat pengunjung lainnya. Tetapi itu tidak berlangsung lama, terutama saat mereka melihat teman saya, keceriaan mereka pulih kembali.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Teman saya tetap menikmati mie dengan segala kecuekannya. Seolah-olah tidak ada bau disekitarnya dan tidak ada suara ingus yang didengar. Saya tidak bisa berbuat banyak selain belajar cuek dan menghabiskan sisa mie. Lagi pula saya ditraktir makan dan tidak berhak mengajukan hal-hal yang aneh-aneh dan tidak sopan. Selesai makan, kami masih duduk dua puluh menit sebelum meninggalkan kedai makanan. Saya heran dengan tingkah teman saya yang diluar kebiasaannya. Biasanya setelah makan, ia hanya duduk paling lama sepuluh menit. Sekali lagi saya harus mengikuti kemauan teman saya dengan jengkel. Akhirnya kami keluar meninggalkan kedai dan keluarga muda, saya merasa lega. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Dalam perjalanan pulang, teman saya mengatakan ia sangat terganggu duduk di samping keluarga tersebut. Ia merasakan rasa bau dan merasa terganggu dengan suara ingus anaknya. Ia merasakan tepat seperti yang saya rasakan.  Teman saya juga mengatakan, jika ia meninggalkan keluarga tersebut di saat mereka bergembira, keluarga itu akan merasa terpukul, tidak berharga, terasing dan putus asa. Si suami sedang memberi yang terbaik bagi keluarganya. Mereka bersukacita merayakan kesembuhan anaknya. Si suami telah mengeluarkan uang yang bagi mereka cukup mahal dari hasil kerja keras hanya untuk memberikan yang terbaik bagi keluarganya. Uang itu tidak begitu banyak untuk ukuran kami tetapi tidak bagi keluarga itu.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Saya sangat terkejut mendengar penuturan teman saya. Dan tidak menyangka teman saya telah melakukan sesuatu yang luar biasa bagi keluarga itu. Dengan caranya yang khas, bertahan makan mie sampai habis dan menunggu dua puluh menit setelah makan, telah memberi semangat baru bagi keluarga itu.  Saya teringat bagaimana rasa kepahitan, rendah diri dan terasing di wajah kedua suami istri ketika melihat pelanggan yang lain meninggalkan meja tanpa menghabiskan makanan dan melihat tingkah saya. Saya juga teringat bagaimana pasangan ini kembali ceria begitu melihat sikap teman saya yang cuek.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Pertama kali dalam hidup ini, saya menyadari dan menyaksikan bagaimana mengasihi sesama tanpa mengatakan sesuatu benar-benar tidak mustahil. Ini benar-benar keajaiban. Cukup hanya dengan meneruskan makan mie sampai habis. Masa bodoh dengan sikap saya dan pengunjung lain yang tidak terpuji. Menunggu dua puluh menit setelah selesai makan. Yang terakhir menahan rasa bau untuk menyempurnakan segalanya telah menunjukkan suatu keajaiban kasih dan dilakukan oleh seorang teman.  Ajaib bagaimana teman saya menegor saya tanpa mengatakan sesuatu. Ia tidak menuduh tetapi cukup telak memukul saya. Saya merasa sangat terpukul, malu tetapi tidak marah. Saya kembali mengingatkan diri sendiri bagaimana mudahnya mengatakan mengasihi sesama tetapi tidak melakukannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;(Terima kasih untuk Desya yang telah mengirimkannya untuk kita)&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/22814665-116428175458453260?l=ajourneywithlove.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/feeds/116428175458453260/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=22814665&amp;postID=116428175458453260' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/116428175458453260'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/116428175458453260'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/2006/11/mengasihi-tanpa-mengatakan-sesuatu.html' title=''/><author><name>Adri Yanti Rivai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05553389510802155088</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/TEbqHBov64I/AAAAAAAAABg/KgHtjKednO4/S220/Yanti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-22814665.post-116125572255487166</id><published>2006-10-19T03:46:00.000-07:00</published><updated>2006-10-19T04:03:23.853-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Lebaran Cara Rasul, Ikuti Yuks!&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Fajar 1 Syawal menyingsing, menandai berakhirnya bulanpenuh kemuliaan. Senyum kemenangan terukir di wajah-wajah perindu Ramadhan, sambil berharap kembali meniti Ramadhan di tahun depan. Satu persatu kaki-kaki melangkah menuju tanah lapang, menyeru nama Allah lewat takbir, hingga langit pun bersaksi, dihari itu segenap mata tak kuasa membendung airmata keharuan saat berlebaran. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sementara itu, langkah sepasang kaki terhenti oleh sesegukan gadis kecil ditepi jalan&lt;em&gt;."Gerangan apakah yang membuat engkau menangis anakku?" &lt;/em&gt;lembut menyapa suara itu menahan beberapa detik segukan sang gadis. Tak menoleh gadis kecil itu ke arah suara yangmenyapanya, matanya masih menerawang tak menentu seperti mencari sesosok yang amat ia rindui kehadirannya di hari bahagia itu. Ternyata, ia menangis lantaran tak memiliki baju yang bagus untuk merayakan hari kemenangan. &lt;em&gt;"Ayahku mati syahid dalam sebuah peperangan bersamaRasulullah,"&lt;/em&gt; tutur gadis kecil itu menjawab tanya lelaki di hadapannya tentang Ayahnya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seketika, lelaki itu mendekap gadis kecil itu. &lt;em&gt;"Maukah engkau, seandainya Aisyah menjadi ibumu, Muhammad ayahmu, Fatimah bibimu, Ali sebagai pamanmu, dan Hasan serta Husain menjadi saudaramu?"&lt;/em&gt; Sadarlah gadis itu bahwa lelaki yang sejak tadi berdiri di hadapannya tak lain Muhammad Rasulullah SAW, Nabi anak yatim yang senantiasa memuliakan anak yatim. Siapakah yang takingin berayahkan lelaki paling mulia, dan beribu seorang Ummul Mukminin?Begitulah lelaki agung itu membuat seorang gadis kecil yang bersedih di hari raya kembali tersenyum. Barangkali, itu senyum terindah yang pernah tercipta dari seorang anak yatim, yang diukir oleh Nabi anak yatim. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Rasulullah membawa serta gadis itu ke rumahnya untuk diberikan pakaian bagus, terbasuhlah sudah airmata. Lelaki agung itu, shalawat dan salam baginya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;*****Lebaran, bagi kita sangat identik dengan pakaian bagus. Tak harus baru, setidaknya layak dipakai saat bersilaturahim di hari kemenangan itu. Namun tak dapat dipungkiri, bagi sebagian besar masyarakat kita, memakai pakaian baru sudah menjadi budaya. Mungkin budaya ini merujuk pada kisah di atas, bahwa Rasul pun memakai pakaian yang bagus di hari raya. Tidak sedikit uang yang dikeluarkan untuk menyambut lebaran, bahkan bagi sebagian orang, tak cukup satu stel pakaian baru disiapkan, mengingat tradisi silaturahim berlebaran di Indonesia yang lebih dari satu hari.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tak ada yang salah dengan budaya baju baru itu, ambil sisi positifnya saja, bahwa keceriaan hari kemenangan bolehlah diwarnai dengan penampilan yang lebih baik. Sekaligus mencerminkan betapa bahagianya kita menggapai sukses penuh arti selama satu bulan menjalani Ramadhan. Baju baru bukan cuma fenomena, bahkan sudah menjadi budaya. Tetapi ada cara berlebaran Rasulullah yang tak ikut kita budayakan, yakni menceriakan anak yatim dengan memberikan pakaian yang lebih pantas di hari istimewa. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anak-anak kita bangga menghitung celana dan baju yang baru saja kita belikan. Tak ketinggalan sepatu dan sandal yang juga baru. Dapatlah kita bayangkan betapa cerianya mereka saat berlebaran nanti mengenakan pakaian bagus itu. Tapi siapakah yang akan membelikan pakaian baru untuk anak-anak yatim? Tak ada Ayah atau Ibu yang akan mengajak mereka menyambangi pertokoan dan memilih pakaian yang mereka suka. Dapatkah kita bayangkan perasaan mereka berada di tengah-tengah riuh rendah keceriaan anak-anak lain berbaju baru, sementara baju yang mereka kenakan sudah usang. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Rasulullah tak hanya berbaju bagus saat berlebaran, tetapi juga mengajak seorang anak yatim ikut berbaju bagus, sehingga nampak tak berbeda dengan Hasan dan Husain. Lelaki agung itu, tahu bagaimana menjadikan hari raya juga istimewa bagi anak-anak yatim. Mampukah kita meniru cara Rasul berlebaran?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kalau kita mampu membeli beberapa stel pakaian untu kanak-anak kita, adakah sedikit yang tersisihkan dari rezeki yang kita dapat untuk membeli satu saja pakaian bagus untuk pantas dipakai oleh anak-anak yatim tetangga kita. Kebahagiaan 1 Syawal semestinya tak hanya milik anak-anak kita, hari istimewa itu juga milik mereka. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Maka, ikuti yuks! Gerakan LCR (Lebaran Cara Rasul). Gerakan ini, saya yakin sudah banyak yang melakukannya di berbagai tempat. Namun jika lebih banyak lagi orang-orang beruntung seperti kita yang mau membudayakan LCR ini, akan lebih banyak senyum anak yatim yang tercipta di hari bahagia. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Diambil dari e-mail seorang sahabat yang berbaik hati menghadiahkan hikmah ini untukku. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jika berkenan meneruskan tulisan ini ke berbagai milist dan komunitas, setidaknya Anda berkesempatan mengukir senyum anak-anak yatim. Apalagi jika ada yang bekerja di media, atau punya akses ke berbagai mediacetak maupun elektronik, sehingga Gerakan LCR ini menjadi sebuah gerakan nasional. Akan indahlah dunia dengan berbagi. Maha Suci Allah. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Ba'da Buka 19 Okt 2006, kusendiri karena terlalu ingin menuliskannya&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/22814665-116125572255487166?l=ajourneywithlove.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/feeds/116125572255487166/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=22814665&amp;postID=116125572255487166' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/116125572255487166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/116125572255487166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/2006/10/lebaran-cara-rasul-ikuti-yuksfajar-1.html' title=''/><author><name>Adri Yanti Rivai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05553389510802155088</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/TEbqHBov64I/AAAAAAAAABg/KgHtjKednO4/S220/Yanti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-22814665.post-115838687719334531</id><published>2006-09-15T23:04:00.000-07:00</published><updated>2006-09-15T23:07:57.206-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5577/2326/1600/Ronaldinho.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5577/2326/320/Ronaldinho.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#663366;"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;7 Strategi Mendidik si Kecil Cinta Berbagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Tidak hanya Indonesia, dunia kerap dilanda bencana. Tidak hanya bencana, banyak saudara kita yang hidup di bawah garis kemiskinan. Mereka memerlukan bantuan dan perhatian. Mengapa kita tak mulai menanamkan nilai Cinta Berbagi pada hati Si Kecil, buah hati kita yang masih murni? Hati yang masih mudah disentuh dan ditanamkan nilai-nilai mulia. Semoga Si Kecil tumbuh menjadi pribadi yang peduli, penuh kasih dan sayang pada sesama. Inilah beberapa kegiatan yang dapat dilakukan bersama keluarga, melibatkan Si kecil (Di tulis ulang, sumber Tabloid Nova). Pada saat Anda berbagi, hakikatnya adalah menanamkan pesan berbagi dalam hatinya “bebagilah untuk saudara-saudaramu sebagai tanda syukur dan kasih sayangmu. Doa mereka yang merasa diperhatikan akan mendatangkan kebahaiaan padamu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Membantu Korban Bencana&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Mengajak si kecil untuk membantu korban bencana alam dengan benda-benda miliknya. Seperti pakaiannya yang baru, layak pakai, mainan atau buku-buku. Dalam waktu berkala ajaklah si kecil untuk membersihkan lemari pakaian, mainan atau buku-bukunya untuk mengumpulkan benda-bendayang mungkin bisa disumbangkan pada orang yang memerlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Mengunjungi rumah yatim&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;Agendakan rekreasi yang lain dari biasanya, misalnya berkunjung ke Panti Asuhan, Panti Jompo atau Sekolah Luar Biasa. Biarkan Si Kecil berinteraksi, berbagi perasaan dan menumbuhkan rasa syukur atas segala karunia yang dia miliki. Rasa syukur bisa kita wujudjan dengan jalan berbagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Hadiah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;Pada saat-saat istimewa seperti Hari Raya Idul Fitri, Natal, Waisak dan hari raya agama masing-masing, ajaklah mereka untuk menyiapkan hadiah atau bingkisan untuk saudara-saudaranya yang kurang beruntung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Donor Darah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;Bila Anda adalah pendonor darah atau donor mata, ajak Si Kecil untuk hadir ke acara donor tersebut. Agar dia terbiasa dan paham dengan suasana berbagi. Dia akan menyaksikan betapa banyak orang yang bisa berbagi dengan kebahagian. Bahwa setiap karunia yang kita miliki bisa kita sumbangkan untuk orang lain, betapapun kecilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Tabungan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;Buatkan tabungan/celengan cantik buat Si Kecil. Sehingga dia bisa menyisihkan uang jajan secara teratur untuk di sumbangkan. Bila sudah penuh, berikan kebabasan padanya untuk menentukan kepada siapa ingin berbagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Pesta Perayaan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;Saat perayaan ulang tahunnya, perayaan keberhasilan atau pernikahan keluarga, biasakan untuk mengundang 2 atau 3 atau beberapa beberapa anak yatim untuk bergembira bersama. Atau di akhir acara sempatkan untuk mengantarkan bingkisan makanan ke panti asuhan atau rumah penampungan anak jalanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Kegiatan Amal&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;Bila ada acara amal, seperti konser musik amal, teater amal atau bazar amal, ajaklah Si Kecil untuk ikut serta. Biarkan dia menikmati suasana. Kenalkan dia dengan kerja-kerja amal yang menyenangkan seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/22814665-115838687719334531?l=ajourneywithlove.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/feeds/115838687719334531/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=22814665&amp;postID=115838687719334531' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/115838687719334531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/115838687719334531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/2006/09/7-strategi-mendidik-si-kecil-cinta.html' title=''/><author><name>Adri Yanti Rivai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05553389510802155088</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/TEbqHBov64I/AAAAAAAAABg/KgHtjKednO4/S220/Yanti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-22814665.post-115771511015490983</id><published>2006-09-08T04:21:00.000-07:00</published><updated>2006-09-08T04:31:50.173-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5577/2326/1600/S2020215.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5577/2326/200/S2020215.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dearest All,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman-teman kita dari LAZ Portal Infaq mendirikan sebuah Pondok Yatim di Jogja. Silahkan berkunjung ke &lt;a href="http://pondokyatim.multiply.com/"&gt;&lt;strong&gt;http://pondokyatim.multiply.com/&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; Lihatlah adik-adik kita di sana dari jauh. Kirimkan doa buat ketegaran dan kesabaran mereka. Kirimkan doa untuk jalan panjang yang akan mereka lalui, semoga berujung keberhasilan. Bila memiliki kelapangan, kirimkan "tanda kasih buat mereka".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bank Syariah Mandiri Cab. Warung Buncit No.Rek.0030035790&lt;br /&gt;- Bank Mandiri Cab. Kuningan No.Rek.124-0001079798&lt;br /&gt;- BCA Cab. Arteri Pondok Indah No.Rek.291-300-5244, semua atas nama Yayasan PortalInfaq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk konfirmasi pengiriman dana ataupun informasi lebih lanjut, bisa hubungi Abdul Azis via :- Telepon / SMS : 0813 107 97114- Email : abd_azis@portalinfaq.org- YM : abdul_azis80@yahoo.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;Yanti&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/22814665-115771511015490983?l=ajourneywithlove.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/feeds/115771511015490983/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=22814665&amp;postID=115771511015490983' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/115771511015490983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/115771511015490983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/2006/09/dearest-all-teman-teman-kita-dari-laz.html' title=''/><author><name>Adri Yanti Rivai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05553389510802155088</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/TEbqHBov64I/AAAAAAAAABg/KgHtjKednO4/S220/Yanti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-22814665.post-115741300425337120</id><published>2006-09-04T16:30:00.000-07:00</published><updated>2006-09-08T04:00:56.943-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5577/2326/1600/Khalil%20G.0.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5577/2326/320/Khalil%20G.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;PEMBERIAN &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;em&gt;Khalil Gibran (Dikutip dari sang nabi karya Khalil Gibran, Penerbit Pustaka Jaya - Dari Majalah NOOR SEpt. 2006)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330099;"&gt;Bila kau memberi dari hartamu, tiada banyaklah pemberian itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330099;"&gt;Bila kau memberi dari dirimu, itulah pemberian yang penuh arti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330099;"&gt;Sebab, apalah harta milik itu, apabila bukan simpanan yang kau jaga buat persediaan hari kemudian. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330099;"&gt;Dan hari kemudian; mengandung janji apakah bagi dia, si anjing kikir, yang menimbun tulang-tulang di bawah pasir, dalam perjalanan ke kota suci, mengikuti musafir? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330099;"&gt;Dan bukankah ketakutan akan kemiskinan, merupakan kemiskinan tersendiri?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330099;"&gt;Ketakutan akan dahaga, sedangkan sumur masih penuh, bukankah dahaga yang tidak mungkin terpuaskan? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330099;"&gt;Ada orang yang memberi sedikit dari miliknya yang banyak dan pemberian itu dilakukan demi ketenaran, hasrat tersembunyi membuat tak murni dermanya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330099;"&gt;Ada pula yang memiliki sedikit dan memberikan segalanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330099;"&gt;Merekalah yang percaya akan kehidupan dan anugrah kehidupan, dan peti mereka tiada pernah mengalami kekosongan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330099;"&gt;Ada yang memberi dengan kegirangan di hati, kegiranganlah yang menjadi anugrah pengganti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330099;"&gt;Ada yang memberi dengan kepedihan di hati, maka kepedihan menjadi air pensucian diri. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330099;"&gt;Dan ada yang memberi tanpa merasa sakit, di dalamnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330099;"&gt;tanpa mencari kegirangan dari pemberiannya, tanpa mengingat-ingat kebaikannya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330099;"&gt;Mereka memberi, sebagaimana di lembah sana, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330099;"&gt;bunga-bunga menyebarkan wewangian ke udara. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330099;"&gt;Melalui mereka inilah, Tuhan berbicara, dan dari sinar lembut tatapan mata mereka DIA tersenyum kepada Dunia. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#330099;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/22814665-115741300425337120?l=ajourneywithlove.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/feeds/115741300425337120/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=22814665&amp;postID=115741300425337120' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/115741300425337120'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/115741300425337120'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/2006/09/pemberian-khalil-gibran-dikutip-dari.html' title=''/><author><name>Adri Yanti Rivai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05553389510802155088</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/TEbqHBov64I/AAAAAAAAABg/KgHtjKednO4/S220/Yanti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-22814665.post-115726147993956936</id><published>2006-09-02T21:57:00.000-07:00</published><updated>2006-09-02T23:01:01.070-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Lelaki dengan senyu&lt;/span&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5577/2326/1600/Foto%20Dr%20Bedah%20Hebat.jpg"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5577/2326/200/Foto%20Dr%20Bedah%20Hebat.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;m bersahaja pada foto disamping ini bernama Hamilton Naki. Meskipun tidak pernah mengenyam pendidikan kedokteran (karena beliau cuma lulus setingkat SMP), merupakan bagian penting dalam suatu tim bedah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kita bisa belajar tentang&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;strong&gt; ketekunan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; dan &lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;strong&gt;reach beyond the limit&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; dari Hamilton. &lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Mungkin semangat ini yang perlu kita bangun pada diri dan lingkungan kita. Bahwa...keterbatasan-keterbatasan yang ada tidak sepatutnya menjadi penghalang untuk mencapai bintang. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dengan pendidikan SMP, seorang tukang kebun dan penggembala ternak, yang di lahir di sebuah desa miskin di Cape Town. Hamilton menjadi bagian penting dari tim riset yang mempelopori dan membuka jalan bagi transplantasi jantung. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Meskipun aku selalu dikelilingi oleh banyak ahli bedah disepanjang karirku sebagai dokter bedah, namun Hamilton adalah orang pertama yang mengajariku tentang &lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;kesabaran, kerendahan hati, keanggunan dan ketekunan dalam menghadapi permasalahan - sifat-sifat yang kukagumi darinya. Dari pria tanpa latar belakang pendidikan inilah kita bisa belajar tentang sesuatu yang dapat kita wariskan&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;" (ungkapan Rosemary Hickman).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bila Hamilton dengan segala keterbatasannya bisa memiliki pencapaian tertinggi, mengapa kita tidak?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bila Hamilton mampu mewariskan sesuatu yang berarti, mengapa kita tidak?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Setidak-tidaknya kita bisa berbagi semangat dengan banyak saudara-saudara kita yang memiliki banyak keterbatasan. Agar mereka tidak menyerah dan mundur. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bila Anda memerlukan artikel lengkap tentang Hamilton Naki (dicopy dari Reader's Digest Indonesia), silahkan e-mail aku di &lt;a href="mailto:mutiara_9@yahoo.com"&gt;mutiara_9@yahoo.com&lt;/a&gt; [ karena aku belum bisa cara nge-link file ke blog ini :)0 ] &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/22814665-115726147993956936?l=ajourneywithlove.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/feeds/115726147993956936/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=22814665&amp;postID=115726147993956936' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/115726147993956936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/115726147993956936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/2006/09/lelaki-dengan-senyum-bersahaja-pada.html' title=''/><author><name>Adri Yanti Rivai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05553389510802155088</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/TEbqHBov64I/AAAAAAAAABg/KgHtjKednO4/S220/Yanti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-22814665.post-115625223307943569</id><published>2006-08-22T05:50:00.000-07:00</published><updated>2006-08-22T06:12:14.210-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5577/2326/1600/100_1328.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5577/2326/320/100_1328.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Pelatihan yang Paling Menyenangkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Foto (ki-ka) : Yanti, Pak John, Pak Mona [berdiri - instruktur], Pak Yudi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ya....inilah pelatihan yang paling menyenangkan yang pernah ku-ikuti. Pelatihan Project Management di LearnIT, Jakarta. Karena beberapa peserta lain membatalkan keikutsertaannya, maka jadilah kelas kami kecil, dihuni oleh 3 trainee dan 1 instruktur. Kami tidak hanya begitu serius, akrab, semangat untuk belajar tapi juga begitu bahagia. Kelas ini selalu dipenuhi canda dan tawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang paling membahagiakan adalah, bahwa kami tidak hanya bercerita tentang jaringan bisnis, tetapi juga tentang "hati" tentang "saudara-saudara kita" tentang "apa yang bisa kita lakukan untuk lingkungan" . Kami berbagi cerita-cerita kecil yang menggugah semangat. &lt;em&gt;Berbagi cerita tentang bagaimana kita bisa mencintai saudara-saudara kita seperti kita mencintai diri sendiri. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Terima kasih sahabatku : Pak John + Pak Yudi + Pak Mona yang telah berbagi banyak hal untukku. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Psst....kelas LearnIT-nya juga sangat mengasyikkan....begitu efektif dan efisien. Suasananya trainingnya asyik, materinya juga bagus&lt;/span&gt;.  Coba dech!&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/22814665-115625223307943569?l=ajourneywithlove.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/feeds/115625223307943569/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=22814665&amp;postID=115625223307943569' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/115625223307943569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/115625223307943569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/2006/08/pelatihan-yang-paling-menyenangkan.html' title=''/><author><name>Adri Yanti Rivai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05553389510802155088</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/TEbqHBov64I/AAAAAAAAABg/KgHtjKednO4/S220/Yanti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-22814665.post-115361901321808500</id><published>2006-07-22T18:03:00.001-07:00</published><updated>2006-07-22T18:51:00.073-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5577/2326/1600/Surat%201.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5577/2326/320/Surat%201.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5577/2326/1600/Surat%201.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#330000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;"Sesuatu yang terbaik adalah pemberian sesuatu yang berarti bagi siapa saja dan tak memandang apa yang diberi segalanya, yakinlah apa yang mereka dapatkan darimu adalah hadiah yang terindah" &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;(&lt;span style="font-size:85%;"&gt;dari sahabat belia-ku di Lapas Anak Tangerang, Medio Maret 2006) &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#333333;"&gt;Untaian mutiara di atas hadiah terindah yang pernah kudapatkan dari seorang sahabat belia-ku penghuni Lembaga Pemasyarakatan Anak Tangerang. Saat bertemu dengannya, 1 minggu menjelang kebebasannya, aku pernah berjanji untuk menyuratinya. Untuk berbuat apa yang aku bisa untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini aku menangis dan menyesal, karena janjiku tak terpenuhi. Aku tak tahu persis saat ini dia entah dimana. Kemana dia melangkahkan kaki selepas masa tahanannya. Apa yang dia kerjakan dan dimana dia berlindung. Tiada lagi sanak saudaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang harus kita akui bahwa sistem pembinaan dan pengelolaan sahabat-sahabat belia kita yang sempat "tersesat" belumlah sempurna. Banyak dari sahabat-sahabat belia kita yang tidak tahu harus melakukan apa selepas masa tahanan mereka. Banyak dari mereka yang tak punya lagi keluarga atau keluarga mereka tak mau lagi menerima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pikir mereka adalah tunas-tunas bangsa yang bila dibantu untuk tumbuh dan berkembang dengan baik, akan menjadi manusia-manusia hebat. Lihat fotoku ini, seorang sahabat belia-ku yang sangat piawai dan berprestasi dalam berpuisi. Ada pula yang sudah memiliki beberapa tulisan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5577/2326/1600/Iqbal%20025.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#333333;"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5577/2326/200/Iqbal%20025.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5577/2326/1600/Iqbal%20024.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#333333;"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5577/2326/200/Iqbal%20024.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#333333;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5577/2326/1600/Iqbal%20024.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#333333;"&gt;Saat datang berkunjung ke tempat mereka di Lapas Anak Tangerang, sahabat belia-ku sedang membaca sebuah buku " Reaching the Start" . Aku berharap banyak diantara kita akan tergerak untuk membantu sahabat-sahabat belia kita mencapai bintang yang diharapkan. Banyak hal yang dapat kita lakukan bila kita mau. Tergerakkah Anda? Hubungi aku di &lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:mutiara_9@yahoo.com"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#333333;"&gt;mutiara_9@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#333333;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisanku ini, aku dedikasikan untuk "Mbak Yane" istri seorang teman kantor, yang meluangkan waktunya untuk berbagi dengan sahabat-sahabat wanita di Lembaga Pemasyarakatan. Semoga semakin banyak Mbak Yane di negeri kita. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#333333;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;Bandung, Minggu 23 Juli 2006 pagi sehabis olahraga, by the way...hari ini adalah Hari Anak Nasional&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#333333;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/22814665-115361901321808500?l=ajourneywithlove.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/feeds/115361901321808500/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=22814665&amp;postID=115361901321808500' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/115361901321808500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/115361901321808500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/2006/07/sesuatu-yang-terbaik-adalah-pemberian_22.html' title=''/><author><name>Adri Yanti Rivai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05553389510802155088</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/TEbqHBov64I/AAAAAAAAABg/KgHtjKednO4/S220/Yanti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-22814665.post-114103510118374430</id><published>2006-02-27T01:48:00.000-08:00</published><updated>2006-02-27T02:11:41.976-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>I love Monday!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai janji. Foto pada posting tanggal 24 Feb 2006 kemarin adalah foto ceria anak-anak kecil di sebuah TK yang dihantam tsunami 26 Des 2005. Sekolah mereka benar-benar hancur, syukurnya mereka saat itu sedang tidak di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 bulan setelah tsunami kami berkunjung ke sekolah tersebut, bercengkerama dengan tawa dan polah mereka yang lucu. Tak ada gurat duka dalam wajah mereka. Tapi aku punya cerita yang lucu dan mengharukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat akan pulang,  mereka melepas kami di pintu pagar sekolah. "Dadah bule", kata mereka sambil melambaikan tangan kepada kami.&lt;br /&gt;"Oh...mereka panggil aku bule (baca: bibi dalam bahasa Jawa)", pikirku. Di mobil aku bertanya kepada teman kami yang orang Aceh asli, "mereka lebih akrab dengan bahasa Jawa ya?"&lt;br /&gt;"Bukan...bukan begitu...mereka menganggap kalian bule. Bagi mereka orang-orang selain Aceh adalah orang bule", terangnya.&lt;br /&gt;"Duh...", batinku, "sedemikian tertinggalnyakah saudara-saudaraku, sehingga aku disebut bule?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tak hanya di situ....di Aceh....di Yakohimo-pun saudara-saudara kita yang kelaparan tak kita ketahui karena sedemikian tertinggalnya mereka dalam telekomunikasi. Di Medan-pun ada saudara-saudara kita yang sekeluarga mengalami polio...tak kita ketahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan kita ada dan berbuat buat saudara-saudara kita?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/22814665-114103510118374430?l=ajourneywithlove.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/feeds/114103510118374430/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=22814665&amp;postID=114103510118374430' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/114103510118374430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/114103510118374430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/2006/02/i-love-monday-sesuai-janji.html' title=''/><author><name>Adri Yanti Rivai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05553389510802155088</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/TEbqHBov64I/AAAAAAAAABg/KgHtjKednO4/S220/Yanti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-22814665.post-114078646430730276</id><published>2006-02-24T04:50:00.000-08:00</published><updated>2006-02-24T05:28:01.250-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5577/2326/1600/DSCN0491.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5577/2326/320/DSCN0491.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5577/2326/1600/DSCN0491.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hup...baru sempat nulis lagi, setelah seharian berkutat dengan pekerjaan di kantor. Gila kerjakah diriku? Tidak tahu juga kali ya. Saat-saat ini aku memang ingin sekali menyelesaikan sebanyak mungkin pekerjaan, agar perusahaanku bisa meraih profit setinggi mungkin. Biar perusahaan ini bisa nyumbang deviden lebih banyak buat negara, dan....teman-teman di kantorku tak usah khawatir lagi dengan adanya penawaran pensiun dini. Mudah-mudahan ya...sudah terlalu banyak pengangguran di negara kita. Itu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uff...banyak banget rencana yang ada di kepala kecilku. Nulis buat remaja, belajar bisnis (biar bisa membantu para pengusaha kecil), belajar bahasa (makanya nanti jangan heran bila blog ini nyampur-nyampur dengan bahasa Inggeris. Bahasa Inggerisnya masih amburadul ...lagi...). Termasuk keinginan buat punya blog sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya...adakah yang punya ide tentang Youth Development. Sharing yuk!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku punya foto peri-peri kecil dari Serambi Mekah dalam foto di atas. Ada kisah lucu dan mengharukan saat aku berkunjung dan bermain ke sekolah mereka. Esok kan kuceritakan. Ini sudah cukup malam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/22814665-114078646430730276?l=ajourneywithlove.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/feeds/114078646430730276/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=22814665&amp;postID=114078646430730276' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/114078646430730276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/114078646430730276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/2006/02/hup.html' title=''/><author><name>Adri Yanti Rivai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05553389510802155088</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/TEbqHBov64I/AAAAAAAAABg/KgHtjKednO4/S220/Yanti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-22814665.post-114058315166373945</id><published>2006-02-21T20:34:00.000-08:00</published><updated>2006-02-22T04:20:39.113-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5577/2326/1600/Dongeng%20Buat%20WG.0.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5577/2326/320/Dongeng%20Buat%20WG.0.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dearest All,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Do you want to know why I titled my blog with A Journey with Love? &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;(Apakah kamu pengen tau mengapa aku memberi judul blog-ku Sebuah Perjalanan dengan Cinta?)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kerja penuh kasih dan tanpa pamrih yang dilakukan oleh orang-orang kecil tapi berjiwa besar selalu menginspirasiku. Karya besar mereka, dengan segala penuh cinta dan kasih sayang bagi sesama, selalu memanggil-manggil nuraniku. Setidak-tidaknya aku ingin turut membantu membagi semangat mereka dengan semua...agar kita semua tertulari semangat cinta dan kasih sayang yang mereka miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak orang-orang yang memerlukan uluran tangan-tangan yang lembut...penuh kasih....dan ketulusan. &lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Kamu memiliki panggilan nurani yang sama?&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; Dengan senang hati...mari berbagi semangat dan cerita. Dan semoga pada akhirnya cinta dan kasih sayang itu....dapat kita tebar pada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Siapapun itu...dimanapun dia berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blog ini adalah pencarianku untuk menemukan cinta di dalam hati orang-orang yang penuh kasih...kusemai lewat tulisan dan pesan....semoga tumbuh menjadi pohon yang mampu meneduhi jiwa-jiwa yang memerlukan kasih dan uluran tangan kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/22814665-114058315166373945?l=ajourneywithlove.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/feeds/114058315166373945/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=22814665&amp;postID=114058315166373945' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/114058315166373945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/22814665/posts/default/114058315166373945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ajourneywithlove.blogspot.com/2006/02/dearest-all-do-you-want-to-know-why-i.html' title=''/><author><name>Adri Yanti Rivai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05553389510802155088</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_hYuMF1KpDb0/TEbqHBov64I/AAAAAAAAABg/KgHtjKednO4/S220/Yanti.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
